|Beranda|berita|Tarbiyah

Urgensi Khusyuk dalam Sholat (down load ppt)

sumber: http://www.indonesiaoptimis.com

Salah satu bahasan penting dalam fiqh sholat adalah menjaga kekhusyukan di dalamnya. Bahkan disebutkan oleh Imam Ibnu Qudamah al-Maqdasy dalam kitabnya Mukhtasor Minhajul Qashidin, bahwa kekhusyukan adalah ‘puncak kebaikan’ dari adab-adab sholat yang kita kerjakan. Barangkali ini adalah sebuah jawaban, mengapa banyak orang yang shalat belum berhasil menjaga dirinya dari dosa dan kemaksiatan, sementara Al-Quran begitu jelas menggambarkan fungsi sholat :
إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ (سورة العنكبوت: 45)
Artinya : “ Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar “ (QS Al-Ankabut : 45)

Karenanya menjadi sebuah kebutuhan bagi setiap muslim, untuk mengevaluasi kembali shalat yang dijalani selama ini. Apakah sudah mendapati kekhusyukan dalam sholatnya, atau masih sering menjadikan sholat sebagai rutinitas biasa yang nyaris tidak berkesan apapun terhadap dirinya ?. Setiap muslim tentu harus berusaha untuk meningkatkan kualitas sholatnya dari hari ke hari. Bukan hanya mengerjakan syarat dan rukunnya saja, tetapi berusaha mengejar kekhusyukan di dalam sholat, agar lebih optimal pengaruh dan pahala yang ia dapatkan. Karena itu, cukup penting bagi kita untuk mendalami bahasan ulama seputar hal-hal yang mengarahkan kita pada kekhusyukan dalam sholat.

Urgensi Khusyuk dalam Sholat

Jika ditanyakan kepada kita, mengapa harus khusyuk dalam sholat ? Bukankah cukup bagi kita mengerjakannya dengan memenuhi syarat dan rukunnya saja, lalu kita terlepas dari kewajiban dan terbebas dari dosa?. Maka untuk menjawabnya bisa kita renungi beberapa dalil yang menunjukkan urgensi atau pentingnya kekhusyukan dalam sholat, diantaranya :
1. Sholat Khusyuk adalah indikator keberuntungan seorang mukmin
Kekhusyukan dalam sholat adalah salah satu syarat keberuntungan seorang yang beriman. Allah SWT berfirman :
قدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (1) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ (2)
Artinya : “sungguh telah beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) yang khusyuk dalam sholat-sholat mereka “ (QS Al-Mukminun 1-2)

2. Termasuk sifat Munafik yaitu lalai dan tidak khusyuk dalam sholatnya
Sebaliknya, bagi mereka yang lalai (sahun) dalam sholatnya, baik lalai dari sisi waktu maupun kekhusyukannya, diancam dengan kecelakaan di akhirat nanti. Allah SWT berfirman :
فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ (4) الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ (5)
Artinya : “ kecelakaan bagi orang-orang yang sholat, (yaitu) yang lalai dari sholatnya “ (QS Al-Maun 4-5)
Ayat diatas turun berkaitan dengan orang-orang munafik di Madinah yang menunda-nunda waktu sholat ashar hingga menjelang terbenamnya matahari.

3. Sholat Khusyuk akan menggugurkan dosa-dosa kita
Rasulullah SAW bersabda : “ Barang siapa yang berwudhu lalu menyempurnakan wudhunya, kemudian sholat dua rekaat dan tidak lalai di dalamnya, maka akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu “ (HR Abu Dawud)

4. Khusyuk menjaga keutuhan pahala Sholat kita
Meskipun kita sholat dengan berjamaah di masjid, ternyata tidak semuanya mendapatkan pahala yang sama. Semua bergantung dengan kualitas kekhusyukan seseorang. Rasulullah SAW bersabda : “ Sesungguhnya seseorang yang keluar dari tempatnya sholat, dan tidaklah dicatat baginya pahala (sholatnya) kecuali sepersepuluhnya, sepersembilannya, sepertujuhnya ….. seperempat, dan setengahnya” (HR Abu Daud)

Kiat Khusyuk dalam Sholat

Disebutkan dalam Tafsir Al-Wasith yang ditulis oleh Syeikh Al-Azhar, Muhammad Ali Tonthowi , makna khusyuk adalah : “ ketakutan dalam hati kepada Allah SWT, yang terlihat pada anggota badan, menjadikannya tenang dan merasakan bahwa berdiri menghadap Allah SWT “. Tentu saja ini adalah pekerjaan yang berat dan harus dilatih terus menerus. Beberapa langkah untuk lebih khusyuk dalam sholat, secara umum telah dibahasa dalam beberapa kitab fiqh bab sholat, diantaranya sebagai berikut :

1. Menyadari fungsi dan pentingnya sholat : sehingga ia tidak lagi merasa sholat sebagai sebuah kewajiban, tetapi sebagai sebuah kebutuhan yang akan berakibat baik bagi dirinya sendiri, di dunia maupun akhirat.

2. Istihdhor al-Qalb ( Konsentrasi ) : yakni mengosongkan hati dari hal hal yang mengganggu dan mencampuri konsentrasi ketika sholat. Karenanya disyariatkan niat di awal sholat sebagai pintu awal menata hati dan menghadirkannya. Rasulullah SAW juga mengingatkan godaan syetan ketika manusia tengah sholat . Dari Utsman bin Abi Ash, ia mendatangi Rasulullah SAW dan mengatakan : “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syaitan telah menghalangi shalatku dan mengganggu bacaanku”.Maka Rasulullah SAW berkata : “ itu adalah syaitan yang bernama Khonzab, jika engkau merasakan maka bertaawudzlah (minta perlindungan kepada Allah), dan meludahlah ka arah kiri tiga kali “ (HR Bukhori)

3. Tafahum li ma’nal Kalam ( Mengetahui Arti lafal) : Dengan memahami makna bacaan yang kita lafalkan, maka akan membantu kekhusyukan dalam sholat, karena kita menghayati sepenuhnya doa-doa yang ada di dalamnya.

4. Ta’dzhiim lillah ( Penghormatan & Pengagungan ) : Yaitu merasakan keagungan Allah dan sebaliknya kekerdilan kita sebagai hambanya. Hal ini akan memunculkan ketakutan saat sedang menjalani Sholat. Tidak ada kesombongan sedikitpun saat kita sholat.

5. Roja wal Khouf ( Harap-harap Cemas) : Yaitu berhati-hati dalam sholat, berusaha membaguskannya seoptimal mungkin karena kita berharap bahwa sholat kita ini bisa diterima oleh Allah SWT. Sementara Allah SWT berfirman :
إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ
Artinya : “ Sesungguhnya yang dikabulkan oleh Allah SWT adalah amal orang-orang bertakwa “ (QS Al Maidah 27)

6. Dzkirul Maut ( Mengingat Mati ) : Kita merasa bahwa sholat kita ini adalah yang terakhir yang akan kita kerjakan, dimana setelahnya malaikat maut datang menjemput ajal kita. Perasaan ini menumbuhkan suasana kebatinan yang luar biasa, membantu sholat kita jauh lebih khusyuk dari sebelumnya. Karenanya, Rasulullah SAW bersabda :
اذكر الموت في صلاتك ، فإن الرجل إذا ذكر الموت في صلاته لحري أن يحسن صلاته، و صل صلاة رجل لا يظن أن يصلي صلاة غيرها "

Ingatlah mati dalam sholatmu , karena sesungguhnya jika orang mengingat mati dalam sholatnya tentu ia akan memperbagus sholatnya. Shalatlah seperti orang tidak yakin ia akan dapat melakukan sholat selainnya. (HR Dailami, dishahihkan oleh Albani)
Selain langkah-langkah di atas, syariat kita juga menganjurkan sunnah-sunnah tertentu yang semuanya mengarah menuju optimalisasi kualitas sholat. Ada hal-hal yang dianjurkan : seperti bersiwak, memakai pakaian yang baik, berdoa ketika melangkah ke masjid. Ada pula hal-hal yang dilarang dan dimakruhkan, seperti : larangan makan makanan berbau menyengat, larangan sholat dalam kondisi menahan hajat, dan lain sebagainya. Jika semua ini dijalankan dengan baik, insya Allah akan membantu kita untuk menggapi sholat yang lebih khusyuk. Semoga Allah SWT memudahkan. Wallahu a’lam bishhowab.
klik di sini

Biografi Yusuf Qardhawi


Lahir di sebuah desa kecil di Mesir bernama Shafth Turaab di tengah Delta pada 9 September 1926. Usia 10 tahun, ia sudah hafal al-Qur’an. Menamatkan pendidikan di Ma’had Thantha dan Ma’had Tsanawi, Qardhawi terus melanjutkan ke Universitas al-Azhar, Fakultas Ushuluddin. Dan lulus tahun 1952. Tapi gelar doktornya baru dia peroleh pada tahun 1972 dengan disertasi “Zakat dan Dampaknya Dalam Penanggulangan Kemiskinan”, yang kemudian di sempurnakan menjadi Fiqh Zakat. Sebuah buku yang sangat konprehensif membahas persoalan zakat dengan nuansa modern.

Sebab keterlambatannya meraih gelar doktor, karena dia sempat meninggalkan Mesir akibat kejamnya rezim yang berkuasa saat itu. Ia terpaksa menuju Qatar pada tahun 1961 dan di sana sempat mendirikan Fakultas Syariah di Universitas Qatar. Pada saat yang sama, ia juga mendirikan Pusat Kajian Sejarah dan Sunnah Nabi. Ia mendapat kewarganegaraan Qatar dan menjadikan Doha sebagai tempat tinggalnya.

Dalam perjalanan hidupnya, Qardhawi pernah mengenyam “pendidikan” penjara sejak dari mudanya. Saat Mesir dipegang Raja Faruk, dia masuk bui tahun 1949, saat umurnya masih 23 tahun, karena keterlibatannya dalam pergerakan Ikhwanul Muslimin. Pada April tahun 1956, ia ditangkap lagi saat terjadi Revolusi Juni di Mesir. Bulan Oktober kembali ia mendekam di penjara militer selama dua tahun.

Qardhawi terkenal dengan khutbah-khutbahnya yang berani sehingga sempat dilarang sebagai khatib di sebuah masjid di daerah Zamalik. Alasannya, khutbah-khutbahnya dinilai menciptakan opini umum tentang ketidak adilan rejim saat itu.

Qardhawi memiliki tujuh anak. Empat putri dan tiga putra. Sebagai seorang ulama yang sangat terbuka, dia membebaskan anak-anaknya untuk menuntut ilmu apa saja sesuai dengan minat dan bakat serta kecenderungan masing-masing. Dan hebatnya lagi, dia tidak membedakan pendidikan yang harus ditempuh anak-anak perempuannya dan anak laki-lakinya.

Salah seorang putrinya memperoleh gelar doktor fisika dalam bidang nuklir dari Inggris. Putri keduanya memperoleh gelar doktor dalam bidang kimia juga dari Inggris, sedangkan yang ketiga masih menempuh S3. Adapun yang keempat telah menyelesaikan pendidikan S1-nya di Universitas Texas Amerika.

Anak laki-laki yang pertama menempuh S3 dalam bidang teknik elektro di Amerika, yang kedua belajar di Universitas Darul Ulum Mesir. Sedangkan yang bungsu telah menyelesaikan kuliahnya pada fakultas teknik jurusan listrik.

Dilihat dari beragamnya pendidikan anak-anaknya, kita bisa membaca sikap dan pandangan Qardhawi terhadap pendidikan modern. Dari tujuh anaknya, hanya satu yang belajar di Universitas Darul Ulum Mesir dan menempuh pendidikan agama. Sedangkan yang lainnya, mengambil pendidikan umum dan semuanya ditempuh di luar negeri. Sebabnya ialah, karena Qardhawi merupakan seorang ulama yang menolak pembagian ilmu secara dikotomis. Semua ilmu bisa islami dan tidak islami, tergantung kepada orang yang memandang dan mempergunakannya. Pemisahan ilmu secara dikotomis itu, menurut Qardhawi, telah menghambat kemajuan umat Islam.

Sumber : http://media.isnet.org/islam/Qardhawi/Qardhawi.html

Kasih Sepanjang Jalan...




Blessed is your face
Blessed is your name
My beloved
Blessed is your smile
Which makes my soul want to fly
My beloved
All the nights
And all the times
That you cared for me
But i never realised it


Demikianlah sebuah nasyid yang dibawakan oleh Sami Yusuf yang menggambarkan perasaan seorang anak terhadap senyuman, kebaikan dan kasih sayang Ibunya.

Cemburu....

"Mas, tolong disampaikan ke ta'mir surau sini ya, kalau bisa ramadlan ini, suraunya dihiasi dengan lampu warna-warni serta dikasih spanduk bertemakan ramadlan, biar meriah gitu. Kalau dinegra saya, pakistan, kalau masuk hari besar Islam pasti ramai dan semarak. Masak kita kalah dengan gebyarnya perayaan hari besar agama lain, padahal di sini kan umat Islam jumlahnya banyak...", begitulah kira-kira terjemahan bebas curpat (curah pendapat) campuran bahasa urdu dan melayu dari seorang brother asal pakistan.

Menghindari Kultus dengan Bermusyawarah


Seperti yang kita ketahui bersama, islam melarang adanya taqdis atau kultus individu, karena memang tidak ada manusia yang ma'shum kecuali Rasulullah. Rasul mutlak benar, karena memang beliau dibimbing oleh wahyu, dibimbing langsung oleh Allah Subhanahu wataala.
Bentuk dari kultus individu adalah menyematkan kebenaran mutlak pada individu atau kelompok, sehingga pada titik tertentu bisa mencederai tauhid seseorang, karena menisbatkan kebenaran mutlak pada selain Allah.
Kita tidak dibenarkan melakukan kultus kepada Imam syafii, imam malik, imam hanafi, Muhammad ibn wahab, syaikh nashiruddin al banie,

Tifatul dan Jilbab


Ada sebuah "pertanyaan" dari seorang teman tentang pernyataan Ustadz Tifatul Sembiring, yang dimuat dalam salah satu media, tentang jilbab yang dikenakan oleh Bu Ani Yudhoyono. "Pertanyaan " teman saya tersebut terkait pernyataan ust Tifatul adalah . " apakah jilbab itu sekedar selembar kain..?
berikan ini tanggapan saya terhadap "pertanyaan" teman saya.

Demi Allah tidak bang fulan, jilbab bukan sekedar selembar kain. Jilbab adalah identitas, jilbab adalah lambang kemulyaan yang disematkan Allah kepada kaum wanita. Kalau kita lihat dari asbaabun nuzul surah al-ahzab 59, perintah berjilbab merupakan usaha preventif dari Islam untuk menjaga kemulyaan wanita.
itulah mengapa, dengan segenap darah dan air mata, para pendahulu kita memperjuangkan hak untuk menggenakan hijab bagi muslimah, terutama diinstitusi resmi pendidikan, pemerintah maupun swasta pada akhir 80-an. Walaupun telah begitu banyak para muslimah yang harus DO dari sekolah/kampus atau dipaksa makan katak hidup-hidup oleh pihak berwajib" karena "ngeyel" tetap berjilbab.

Beda infotainment dan politainment


infotainment:
1. Berisi tentang gosip selebritis.
2. Kode etik jurnalistik kurang diperhatikan, hal itu ditunjukkan dengan berita yang tidak netral dan berimbang, serta tidak disertai bukti yang faktual.
3. Berita semakin dramatis dan bombastis semakin disuka.
4. "Berhasil" menceraikan puluhan pasangan selebritis, dengan cara memanas-manasin dan juga ngipas-ngipasin konflik kecil yang terjadi dalam rumah tangga mereka yang seharusnya bisa diselesaikan secara baik-baik, karena terlanjur diekspos dan didramatisir plus diplintir di depan umum oleh infotainment,

Partai Islam di turki menang telak


(Jawa Pos, 29/12/08) AK Parti dari Turki sangat fenomenal. Baru setahun didirikan, menang pemilu. Berikut ulasan wartawan Jawa Pos Rohman Budijanto, yang baru saja ke Ankara.

ORANG bisa salah duga bahwa gedung lebar bertingkat delapan itu kantor “PLN” Turki. Di puncak gedung’tersebut terdapat logo bohlam kuning yang memancarkan tujuh sinar.

Gedung itu bukan pusat listrik, tapi markas besar AK Parti. Singkatan dari Adalet ve Kalkinma Partisi atau Partai Keadilan dan Pembangunan. AK Parti bisa juga berarti partai putih.

Gedung itu berada tak jauh dari Ataturk Boulevard, wilayah paling elite di ibu kota Ankara. Sesuai standar pengamanan di sana, pengunjung yang ingin masuk harus menyerahkan tas untuk digeledah.

AKP,partai Islam di Turki

kompas.com

Musthafa Abd Rahman

Pemilihan umum dini parlemen Turki telah selesai dengan hasil seperti yang sudah diduga sebelumnya. Yakni, kemenangan gemilang partai Keadilan dan Pembangunan atau AKP pimpinan Recep Tayyip Erdogan yang berbasis Islam.

AKP meraih 46,7 persen suara (340 dari 550 kursi parlemen), disusul partai Rakyat Republik (CHP) yang berbasis sekuler 20,9 persen (113 kursi), kemudian Partai Aksi Nasionalis (MHP) yang berbasis nasionalis sekuler 14,3 persen (70 kursi), terakhir kubu independen 5,1 persen (27 kursi).

Keberhasilan AKP dalam pemilu legislatif kali ini bukan suatu kejutan,

Pidato Jubir HAMAS di Jakarta


Shami Abu Zuhri, Jubir Resmi Hamas dan Penasihat PM Palestina Ismail Haniya

Saudara saudaraku sekalian…

Apa yang terjadi di Ghaza, target yang disebutkan adalah untuk menghabisi Hamas dan Perlawanan bersenjata. Perang ini Israel menggunakan segala mesin perangnya untuk mengalahkan Hamas. Mereka awalnya melakukan blokade satu setengah tahun atas Gaza. Dan setelah satu setengah tahun itu, Israel mengira akan bisa melumpuhkan Hamas. Tapi hasilnya kebalikan dari prediksi Israel. Ketika blokade gagal, mereka mencari cara untuk perang untuk mengalahkan Hamas. Mereka mengunakan pesawat perang, sekitar 60 jet tempur Israel yang selayaknya tidak digunakan kecuali dalam perang besar antara satu Negara dengan Negara besar lainnya. Tapi Israel menggunakan mesin perang itu untuk membunuh orang sipil, anak-anak dan perempuan. Mereka mengira menggunakan pesawat itu bisa memaksa Hamas dan penduduk Gaza tunduk, tapi ternyata Hamas tidak menyerah dan tetap menolak keinginan Israel.

Setelah itu mereka melakukan serangan darat dengan terus melakukan bombardir udara, mereka menghancurkan masjid, rumah sakit, ambulan, tempat tinggal warga sipil , dan menghancurkan semuanya. Ada keluarga yang dikumpulkan di satu rumah lalu rumah itu dibombardir seluruhnya. Mereka berjumlah 30 orang meninggal
seluruhnya dalam satu rumah.

Mereka juga menggunakan senjata yang terlarang internasional, bom fosfor . Kami menghadapi semua hal itu. Kami sebagian mendapatkan jenazah yang tak tersisa kecuali tulangnya saja. Mereka menganggap bahwa dengan demikian Gaza akan menyerah. Israel menganggap kami akan tunduk. Tapi yang terjadi kebalikan dari itu.

Meskipun banyak yang terbunuh, dibom, diblokade, Gaza tetap teguh dan rasa sakit itu tak menyebabkan
mereka menyerah. Dalam setiap perang orang-orang sipil lari dari medan perang, tapi tidak demikian di Gaza. Warga Gaza justru datang dan ada di medan perang, bertahan.

Sementara para pejuang terus berperang, dan warga Gaza tidak lari dari medan perang, mereka menolak untuk pergi dari rumah mereka. Sehingga ada tank yang memaksa mereka untuk keluar dari rumah.

Perlawanan terus melakukan pembalasan dengan roket. Dan roket-roket ini telah diluncurkan semakin jauh jarak tempuhnya lebih dari 50 km. Israel mengatakan, ingin menghentikan roket Hamas. Tapi ternyata roket Hamas justru
memiliki kekuatan yang lebih jauh dan memukul daerah Israel. Israel tak mampu menghalangi roket tapi sebaliknya lebih membuat kekuatan bagi roket Hamas.

Gaza digempur dengan bom, dan diblokade, warga kelaparan dan mengalami kesakitan akibat bombardir, tapi itu semua tak melemahkan Gaza. Israel mengakui kehebatan perlawanan pejuang Palestina. Mereka mengakui gagal masuk ke Gaza. Dan tidak mampu masuk kecuali daerah perkebunan. Pejuang Hamas berperang tidak dengan senjata tapi dengan senjata mati syahid. Mereka para pemuda yang cinta mati di jalan Allah. Karena itu, mereka layak mendapat kemenangan.

Israel mempunyai pasukan yang pengecut. Dalam peperangan terbuka, mereka mengakui kehebatan pejuang Palestina. Dan akhirnya mundur dari Gaza tanpa syarat.

Perang Gaza mempunyai tujuan, pertama menghentikan roket dan menghabisi Hamas. Apa yang terjadi, dua target itu tidak tercapai. Sedangkan Hamas menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Saya katakan kepada mereka, bahwa perang atas Gaza sudah gagal total dan Hamas menang!

Bukan hanya pejuang yang cinta mati syahid, tapi semua warga di Gaza mencintai mati syahid. Kita bukan tidak menghargai hidup, Tapi ketika kita harus berhadapan dengan musuh, kita siap menghadapi musuh untuk mati syahid. Anak-anak Palestina, para pemuda, para perempuan Palestina, sejak hari pertama perang, telah gugur. Salah satu
warga dan ketika ditanyakan ia menjawab, Alhamdulillah, sekarang saya mempunyai saudara di akhirat. Orang mencintai mati syahid. Karena itu, kemenangan layak atas Gaza. Gaza layak untuk teguh.

Kalian melihat gambar, lihat bagaimana korban akibat perang. Apa yang terjadi di Gaza sangat mengerikan dari perang yang terjadi di tempat manapun, tapi Gaza tetap tidak menyerah. Israel menganggap Gaza seperti sebuah Negara besar. Padahal luasnya hanya 315 km2 Seperti salah satu kampung di Jakarta. Meski demikian, dunia tidak bisa
tenang melihat Gaza. Gaza menjadi tema di seluruh media massa, pembicaraan para politisi, meskipun Gaza mengalami kerugian, dan penderitaan. Tapi karena Gaza tetap teguh, karena Gaza beriman, karena Gaza negeri perlawanan, karena Gaza adalah Hamas maka mereka mendapat penghargaan seperti itu. Perang atas Gaza adalah karena Gaza adalah negeri perlawanan. Gaza juga negeri di mana penduduknya beriman. Gaza 5000 orang hafiz
Quran , Jumlah ini melebihi jumlah orang yang hafal Quran di Negara Negara Islam. Karena itulah kami bangga dengan Gaza. Gaza menjadi model umat.

Mereka tidak menginginkan adanya negeri seperti Gaza. Mereka ingin negeri ini setidaknya kompromi dengan AS. Tapi di Gaza tumbuh gerakan Islam mujahid. Dunia menyaksikan bagaimana pejuang Hamas dan sangat terkejut. Warga Gaza selalu shalat di masjid, dan dekat dengan masjid. Mereka menerapkan ajaran Islam di setiap sendi kehidupan.
Inilah yang membuat gelisah musuh musuh Islam.

PM Palestina Ismail Haniyah , menjadi imam shalat di masjid-masjid. Di hari Jum’at , di bulan Ramadhan, di hari Idul Fitri. Ini adalah fenomena yang tidak disukai oleh musuh ummat. Karena musuh umat biasanya hanya melihat umat shalat Jum’at atau shalat Idul Fitri. Namun yang terjadi di Gaza tidak terjadi di tempat lain. Dan inilah yang juga tidak
diinginkan musuh umat. Karena itu, wajar bila mereka melakukan perang. Perang yang dilakukan adalah perang untuk menghabisi seluruh Gaza. Tapi hasilnya justru mereka yang mundur, dan Gaza tetap teguh seperti sedia kala.

Mereka ingin Gaza menyerah mengibarkan bendera putih, tapi Hamas tidak menyerah dan takkan menyerah dan takkan mengibarkan bendera putih Insya Allah.

Hamas adalah gerakan perlawanan dan selamanya akan seperti itu. Meski ada yang terbunuh dari kami, perlawanan akan terus berlanjut karena Palestina adalah Negara terjajah, Gaza hanya awal kemenangan, dan bukan terakhir. Kemenangan Gaza akan terus dipelihara dan dilakukan perlawanan sampai Palestina merdeka.

Masjidil Aqsha, kiblat pertama kaum muslimin, sekarang masih dijajah. Perlawanan Hamas harus terus dilakukan sampai Masjidil Aqsha bebas dari Israel . Mereka mengatakan ingin Hamas tidak memiliki senjata. Kami katakan, kami akan tetap mendapatkan senjata, dari bawah tanah dan dari bawahnya lagi. Takkan ada yang bias menghalangi senjata
dari kami. Lakukan apa yang kalian mau, tapi perlawananan akan terus ada, Hamas akan tetap hidup dan perlawanan akan tetap berlanjut.

Saudaraku….

Penjajah sudah pergi dari Gaza. Akan tetapi saat ini warga Gaza masih menderita dua hal. Pertama, perbatasan yang saat ini sudah akan ditutup kembali. Kedua, rekonstruksi Gaza yang sudah hancur. Di mana ada ratusan ribu warga hidup di jalan jalan karena tak memiliki rumah. Hamas di masa mendatang akan memberikan tempat tinggal
untuk mereka dalam beberapa bulan. Dan Gaza harus tetap dibangun kembali. Mereka telah menghancurkan sekolah taman kanak- kanak, dan ribuan rumah. Sekarang kami akan membangun lebih banyak dari yang dihancurkan.

Ada konspirasi besar terus menerus atas Hamas atas perlawanan. Israel tak mau perlawanan. Mereka ingin kami mengakui Israel, mengikuti keinginannya. Tapi Hamas katakan, takkan ada pengakuan yang kalian inginkan. Hamas takkan mengakui Israel dan takkan mundur dari memperjuangkan bangsa Palestina.

Apa yang kami sampaikan bukan hanya kata-kata tapi kenyataan sebenarnya. Israel telah membunuh pimpinan Hamas. Dalam perang ini gugur dua orang pemimpin Hamas, Nizar Rahyan dan Said Siyam . Karena itu, Hamas ada di garis depan .

Kami tidak menjadikan rakyat menjadi korban di depan dan kami sembunyi. Hamas telah memberikan Syaikh Ahmad Yasin, DR. Rantisi. Mereka mengatakan darah Ahmad Yasin sama harganya dengan darah anak-anak palestina. Dan akhirnya Syaikh Yasin bertemu Allah sebagai syahid.

Ikhwan sekalian…

Gaza adalah permulaan. Dan akan ada peperangan-peperangan lain. Kami tahu ada perbedaan antara satu peperangan dengan peperangan yang lain. Tapi kami tegaskan rakyat kami akan tetap teguh. Kami akan terus menghadapi
penjajah Israel. Negara-negara Arab bagian dari yang menghimpit perlawanan dan tak ingin Hamas. Mereka memberi kesempatan pada Isrel untuk membunuh rakyat Palestina.

Kalian mendengarkan juga bagaimana pernyataan Mahmud Abbas yang mengatakan bahwa Hamas membunuh warga sipil. Dia juga menyebut keberanian Hamas dengan penghinaan. Ini belum pernah terjadi sebelumnya, ada seorang presiden yang menghina perlawanan.

Mahmud Abbas pada akhirnya akan menerima bahwa perlawanan akan terus berlanjut. Sekarang, Hamas di Kairo terus melakukan komunikasi dengan pihak Mesir untuk berusaha membuka perbatasan dan mencabut blokade. Kalian hendaknya terus melanjutkan aksi aksi dukungan kalian, solidaritas untuk Gaza. Karena selama belum dibuka perbatasan, selama tidak dicabut blokade, berarti perang atas Gaza masih berlanjut. Karenanya suara Indonesia harus terus lantang menentang Israel, menentang blockade atas Gaza. Kami, akan terus melanjutkan peperangan
sebagai peran kami. Gaza seluruhnya akan menjadi Negara mujahidin. Dan tidak akan ada yang bisa mengalahkan Gaza walau bagaimanapun.

Mereka mungkin membunuh nyawa, tapi tak mungkin membunuh semangat, membunuh cinta pada Palestina, membunuh cinta pada Islam dan membunuh cinta pada Al Aqsha. Karena itulah mereka tetap teguh berjuang.

Apa yang terjadi di Gaza, bukan antara pemerintah dan rakyat. Tapi rakyat saja. Pemerintah ada di jalan-jalan, tak ada beda antara menteri, dan warga biasa. Ismail Haniya, PM Palestina , sebelum menjadi pemimpin hidup di kamp pengungsi. Sekarang setalah menjadi PM ia baru hidup di rumah. Dan ia tak berbeda dengan warga lain. Tidak ada kompetisi, persaingan, perubahan gaya hidup, kecuali ia sama seperti dulu.

Karena itu, Hamas tidak menganggp dirinya pemerintah. Tapi kami menganggap pelayan bagi penduduk Gaza. Karena itu, inilah yang disampaikan dalam jawaban, kenapa masyarakat cinta pada Hamas? Kenapa warga berhimpun dengan Hamas? Ini bukan sekedar kata-kata tapi telah kami buktikan dalam kehidupan kami.

Ketika gerakan ini melakukan upaya untuk menghimpun dana untuk rakyat Palestina, ketika Hamas menginginkan barisan yang kuat untuk membela rakyat Palestina, inilah yang menyebabkan warga mencintai Hamas.

Perang Gaza menegaskan bahwa Hamas tetap teguh dan akan terus melanjutkan perang untuk mencabut blockade. Gaza adalah kelahiran baru bagi umat ini.

Sebelumnya, Gaza tidak diketahui oleh banyak orang di dunia, apa yang dilakukan Hamas. Sekarang, semua
orang tahu Gaza dan mendukung Hamas. Mereka ingin Hamas terbunuh di Gaza, tapi Alhamdulillah, sekarang Hamas di Indonesia dan di seluruh Negara di dunia . Karena itu, Hamas telah sebelumnya terpenjara di Gaza, sekarang mereka ada di hati setiap orang. Bahkan juga di Eropa, banyak orang Eropa dan bahkan juga di AS, yang
kini mendukung Hamas. Israel telah gagal. Sebelum perang, ada orang yang tertipu dengan Israel. Tapi perang ini, telah membuktikan kegagalan moral pasukan Israel. Image Israel sangat buruk, pelaku kejahatan perang, tak mempunyai itikad perdamaian. Ini artinya, perang atas Gaza telah gagal dari keinginan Israel. Sekarang, kami katakan,
telah ada kenyataan baru. Tak hanya di Gaza tapi di seluruh dunia. Manusia memberikan dukungan kepada perlawanan dan Gaza. Mereka tersebar di seluruh dunia. Para pemuda, ingin pergi ke Gaza untuk berperang. Ini adalah semangat baru, ruh baru, yang tidak ada sebelum adanya perang Gaza. Karena itu, kami akan menguatkan perlawanan untuk kemerdekaan Palestina, memelihara kemuliaan umat Islam.

Perang Gaza, kami katakan peperangan kemenangan. Karena meski kami hancur, tapi umat tidak hancur. Setiap tempat menganggap Gaza sebagai tempat kebangkitan. Dan Alhamdulillah Gaza menang, dan ini kemenangan semua umat Islam. Karenanya, masa depan Gaza tidak dalam kondisi berbahaya. Justru Israel yang berbahaya setelah
peperangan ini.

Saudaraku….

Masalah Palestina harus terus didukung. Dan menjelaskan masalah ini ke seluruh masyarakat. Agar masalah Palestina menjadi masalah prioritas yang harus diselesaikan. Jika Gaza telah mengorbankan darah, kalian juga telah mengorbankan dukungan dan aksi solidaritas untuk kami.

Penutup..

kami katakan bahwa Hamas dalam kondisi baik baik. Dan kami sudah semakin mendekati kemenangan. Jumlah syuhada yang gugur lebih sedikit dari jumlah Israel yang terbunuh. Kami yakin sebelum dan sesudah perang bahwa kami akan terus melakukan perlawanan dan menghadapi semua ancaman Israel. Jika Israel didukung AS dan Barat,. Maka Kalian lebih utama mendukung Hamas dan Palestina. Masalahnya sekarang, kalian bersama kami. Sedangkan Israel didukung Barat, untuk menjajah wilayah suci di Palestina. Muslim wajib mendukung perlawanan dan
Hamas menghadapi Israel . Ada dua kubu di dunia, kubu mendukung hamas dan kubu mendukung AS dan Israel.

Hamas di Gaza, di negeri yang kecil, tapi Hamas telah menjadi sebuah Negara yang pengaruhnya begitu luas. Gaza yang kecil menjadi besar dalam pengaruhnya. Warga Gaza memang menderita tapi mereka merasa mulia dan
bangga karena mereka telah berhasil mengusir Israel. Karena mereka bisa mentantang AS yang mengaku sebagai pemimpin dunia. Hamas mengatakan tidak! Hamas takkan tunduk dan takkan hilang semangat.

Saya tutup, dengan ucapan bahwa kami akan terus melakukan perlawanan, kami akan terus melakukan pembuatan senjata, kami terus akan melakukan latihan untuk para mujahidin, dan kami akan terus melakukan perang sampai Palestina merdeka.

Kalian, warga Indonesia, kami tahu kalian ingin pergi ke Gaza. Tapi kondisi tak memungkinkan. Tapi kelak akan datang waktunya. Dan akan semua orang Islam bisa bebas datang ke Palestina sama-sama berperang melawan Israel.

Kami mengharap dukungan mental, informasi, inilah yang paling penting dilakukan saat ini. Kami ingin juga bertemu kalian takkan hanya bertemu kalian hanya di sini, tapi juga di masjidil Aqsha.

Tanya jawab:

Tanya: Israel menghantam semua sudut Gaza. Ada 50 kota. Di antaranya pusatnya adalah kota Gaza. Mereka membunuh seluruh warga di tempat itu. Musuh Islam takut Haniya jadi Imam di Masjid. Minta kejelasan lebih jauh!!

Jawaban: Ismail Haniya, PM Palestina, hidup dalam kesulitan yang sama dihadapi oleh warga. Tapi dalam waktu malam, ia pergi ke masjid untuk mengimami warga. Ismail Haniya berkunjung ke berbagai perkumpulan warga saat mereka senang ataupun berduka.

Tanya: Bagaimana ibu-ibu Palestina mendidik anak-anak mereka menjadi kader dakwah? Doa orang yang dizalimi dikabulkan oleh Allah, doakan agar kami menang. Dan Minta juga didoakan agar pejabat kami bisa seperti Ismail Haniya!!

Jawab: Kita mempunyai program di berbagai sekolah, di musim dingin di mana kami menghafal kitabullah, selama dua bulan, dan melakukan ujian. Tidak diizinkan kecuali mereka yang punya nilai baik dalam program ini. Seorang melakukan penghafalan sejak pagi hari sampai malam hari. Mereka tak berhubungan dengan kehidupan lain. Dan ada
juga yang tidak pulang ke rumah sampai satu minggu. Kita menyediakan makanan untuk mereka. Setelah mereka berhasil menghafal Al-Quran kami berikan penghargaan.

Jika ada 5000 orang menghafal Quran dalam dua bulan, ada juga warga lain yang menghafal Al Quran. Jumlah 5000 itu adalah yang hafal seluruh Al Quran, yang lain ada yang separuh atau dua pertiga Quran. Dan insya Allah, jumlah penghafal Al Quran menjadi 10000 orang .

Warga Gaza sangat bersemangat mengikuti program ini. Dan bersedih bila anak-anak mereka tidak ikut. Karena itu mereka mendorong anak-anak mereka untuk menghafal Quran. Hal itu berlangsung meski dalam blockade, seperti tak ada suasana yang mengganggu mereka. Mereka tak terpengaruh diblokade bahkan dalam situasi perang sekalipun.

Proses penghafalan Al Quran terus berlanjut. Misalnya, di akhir bulan lalu, sejumlah pemuda melakukan penghafalan Al Quran. Semua karyawan di sebuah pabrik ikut dalam aktifitas penghafalan. Meksipun mereka menderita, tapi mereka tidak terpengaruh dengan kondisi di Gaza. Siapapun yang berkunjung ke Gaza akan melihat ada kondisi masyarakat yang tak ada di tempat lain.

Mudah-mudahan kalian bisa menang, tapi kami juga berharap agar negeri ini menjadi negeri yang beriman dan aman. Negeri ini berbeda dengan Negara lain. Kami berharap agar juga ada keamanan dan konsistensi negeri ini. Kami menyampaikan bahwa seluruh warga Indonesia, kami harapkan berhasil di pemilu.

Tanya: Setelah kemenangan Hamas, saya membaca berita, di website, Hamas akan bergabung dengan PLO, apa pendapat Anda?

Jawab: PLO didirikan 1964 tujuannya untuk memerdekakan Palestina. Tapi kini PLO menjadi organisasi yang menyerahkan Palestina kepada Israel. Karena kami tidak menghendaki hal itu, mereka menentang Hamas. Kami juga melihat bagaimana Hamas tidak perlu legalisasi dari PLO. Kami ingin bergabung dalam membangun Palestina,
tapi Negara-negara Arab tak ingin kami terlibat dalam pemerintahan Palestina, meskipun kami telah menang dalam pemilu secara demokratis.

Tanya: Ada KTT di Doha, apa pendapat anda terhadap rekomendasi KTT Dhoha apakah bisa memberi sesuatu yang berarti bagi Palestina?

Jawab: Palestina membutuhkan dukungan, dan karenanya kami membutuhkan dukungan dari setiap
Negara. Terkait dengan KTT di Doha, saya sampaikan bahwa Arab sekarang terpecah. Ada yang pro Hamas dan ada yang anti Hamas. Tapi saya sampaikan, bahwa sebelum beberapa waktu lalu, seluruh Arab anti Hamas. Tapi sekarang ada sebagian Negara Arab yang pro hamas. Ini bagus. Ada sebagian dari Negara Arab mendukung perlawanan. Dan Doha bagian dari yang pro Hamas.

Liga Arab juga tidak satu kata menyikapi Hamas. KTT Doha, adalah KTT penting, dan karena tekanan yang dilakukan dalam KTT akan terjadi perubahan besar di Palestina dan bagi perlawanan.

Tanya: Berapa pasukan Israel yang tewas dan berapa tank yang hancur?

Jawab: Israel yang menilai perang ini, dan mereka tahu persis berapa jumlah korbannya. Bagi kami ada lebih dari 50 Israel yang tewas. Dan ini jumlah yang banyak menurut kami. Karena kami memiliki prinsip keyakinan bahwa korban kami masuk surga, berbeda dengan mereka yang memandang jumlah 50 itu angka besar. Terkait dengan
warga sipil Israel, saat ini banyak mereka yang tinggal di bungker-bungker, takut oleh roket Hamas. Sedangkan warga Gaza bila jatuh bom, mereka tidak lari dari tempat. Berbeda dengan warga Isrel. Roket kami sebenarnya bukan roket yang berkekuatan besar tapi itu sudah sangat membuat takut Israel karena mereka pengecut. Mereka seperti dikatakan dalam hadits Rasululah, takut dengan jarak jauh oleh kaum Muslimin.

Begitu juga Al Qassam, kalau sudah mengancam akan membalas roket, warga Israel masuk ke dalam
bungker. Dalam surat Al Hasyr, Allah berfirman, “Dan Allah menancapkan ketakutan di hati hati
mereka.” Tentu saja ada orang yang mengatakan ini hanya cerita saja. Jika hanya cerita, kenapa Israel begitu takut dengan kami? Israel sangat gelisah dengan kondisi Hamas, dan ingin saya sampaikan pada kalian, Israel mengeluarkan dana besar untuk melontarkan roket ke arah Palestina. Tapi Hamas mampu melontarkan roket banyak ke arah mereka. Kami mempunyai roket yang tidak mampu diantisipasi oleh Israel.

Tanya: Bagaimana strategi perang Hamas? Dari mana senjata dan roket Hamas? Bagaimana membuatnya? Bagaimana terowongan terowongan Hamas?

Jawab: Terkait dengan apa yang terjadi di Gaza. Kami tak memiliki pesawat. Al-Qassam, terlatih perang dan Israel mengatakan menghadapi pasukan yang sangat terlatih. Di antara senjata kami, roket, yang kami katakan mengimbangi serangan Israel. Kami akan terus mengembangkan kemampuan roket kami.

Kami tak mungkin menjelaskan dari mana kami memperoleh senjata, tapi kami tegaskan kami akan tetap mendapatkannya.

Terkait dengan lorong-lorong bawah tanah, adalah saluran yang menghubungkan antara Palestina dan Mesir. Kami menggunakan itu untuk saluran makanan karena kami diblokade. Israel mengetahui lorong bawah tanah itu yang sekarang ada lebih dari 1000 lorong.

Tanya: Siapa yang mengganti Syaikh Rayyan dan Said Shiam? Bagaimana menjadi brigade Al-Qassam?

Jawab: Kami kehilangan Syaikh Rayan dan Siyam. Tapi Hamas tak tergantung dengan orang, Tapi kami terikat dengan Majlis Syuro. Jika ada orang yang tidak ada , bangunan kami akan tetap kokoh. Syaikh Ahmad Yasin meninggal, tapi Hamas tetap berdiri. Jadi kami tak terpengaruh dengan hilangnya tokoh kami.

Tanya: Pandangan Hamas setelah perang Gaza. Posisi Hamas hanya di Gaza, sedangkan Al-Quds dikuasai Abbas??

Jawab: Tepi Barat, memang Hamas ada di Gaza. Tapi Abbas terus mengalami tekanan atas dukungan dari luar. Abbas juga menghalangi aksi demonstrasi di Tepi Barat. Mereka menangkapi aktivis Hamas. Tapi ini hanya sementara, penangkapan ini hanya sementara saja. Kami sudah memiliki pengalaman, di Gaza. Saya saja sudah ditangkap di penjara Tepi Barat lima kali. Tapi pemerintahan Palestina saat ini semakin sedikit mendapat dukungan. Dan akhirnya, hanya akan ada Hamas dan perlawanan.

Dan Tikuspun Rapat


ada kisah menarik terinspirasi dari kitab klasik.

Pada suatu hari disebuah rumah, tinggal segerombolan tikus. Tampaknya mereka sedang rapat. Membahas 'pagebluk" yang menimpa komunitas mereka,. akhir-akhir ini, hampir setiap hari satu atau dua ekor tikus mati. Penyebabnya satu, ada kucing baru di rumah itu. Ya banyak tikus mati dimangsa kucing baru itu. Kehadiran kucing itu menimbulkan kepanikan yang luar biasa.
Rapat dipimpin oleh sesepuh komunitas tikus tersebut. Sesi usulan dibuka, bermacam-macam usulan dilemparkan, mulai dari meracun kucing, mengeroyok sampai usulan "hijrah" dari rumah terebut. Tapi usulan-usulan tersebut dimentahkan oleh sebagian atau seluruh forum rapat tersebut, karena dianggap tidak realistis dan tidak relevan. Waktu semakin berjalan, namun tidak ada satu pendapatpun yang solutif, keputus asaan mulai menghinggapi seluruh peserta rapat. Namun, ditengah-tengah keheningan ruangan rapat tersebut, tiba-tiba berdiri sesekor tikus muda, "saya usul", suaranya lantang memecah suasana," permasalahan utama kenapa banyak saudara-saudara kita yang mati di mangsa kucing adalah, karena mereka tidak menyadari kehadiran tikus disekitar mereka" suaranya menggema begitu meyakinkan, menyihir peserta rapat yang lain." saya yakin", lanjutnya," korban akan dapat dihindarkan kalau kita punya 'sistem peringatan dini kedatangan kucing' ", sontak hujah-hujahnya yang rasional itu menerbitkan harapan dikalangan mereka, ada yang mendengar dengan manggut-manggut, sekedar terperangah dengan ide brilian tersebut, bahkan ada yang sampai berteriak histeris. " usul konkrit!!" ujarnya sambil menghela napas, membuat rangan menjadi tegang, menanti solusi konkrit oleh tikus muda yang cerdas itu. " sebagai 'sistem peringatan dini kedatangan kucing' tersebut kita akan MEMASANG LONCENG dileher kucing tersebut, setiap kucing itu mendekati kita dalam radius delapan meter, kita akan tahu kedatangannya dan kita akan ada waktu 10 detik untuk lari....". Tanpa dikomando seluruh peserta berteriak setuju. Sorak sorai bersahutan, mereka saling memeluk, bahkan tikus muda sang empunya ide beberapa kali dipanggul oleh tikus lain. Tampaknya mereka tenggelam dalam eforia kebahagiaan. Mereka yakin . dengan "solusi konkrit" tersebut, nyawa mereka akan terselamatkan.
Namun, ditengah-tengah hiruk pikuk tersebut, ada seekort ikus senior, yang tiba-tiba berteriak, " sebentar.. sebentar... satu hal yang masih menjadi tanda tanya besar buat saya, bagaimana cara MEMASANG LONCENG dileher kucing itu?, sontak semuanya terdiam, terpekur, di sudut lain tampak sang tuikus muda itu hampir pingsan. Mereka tak tahu jawabannya.

saudaraku sealian, Rasul dalam merealisasikan cita-cita besarnya untuk menegakkan aturan Allah dimuka bumi ini, tidak melakukannya dengan bim salabim, tapi dengan amal dan amal. tidak sekedar amal , tapi amal yang didukung dengan visi dan misi robbani, langkah-langkah yang jelas dan implementatif, pengikut yang teruji keimanannya dibuktikan dengan jihad dan dakwah (tidak sekedar berteori), dan sebuah jamaah yang kokoh dan solid tanpa menghilangkan status muhajirin atau anshor, bahkan dalam perang pun kaum muslimin masih membawa bendera suku-sukunya, saling berlomba, untuk menunjukkan kontribusi terbaik setiap suku yang mereka persembahkan untuk Islam.
So untuk mewujudkan "solusi konkrit", kita harus beramal konkrit.

Conan Edogawa dan istighfar




Ya... memang akulah pembunuhnya, dendamku sudah terbalas... dia telah membunuh keluargaku beberapa tahun yang lalu" begitulah kurang lebih pengakuan Sang pembunuh, setelah trik membunuhnya "yang cerdas" dan tersusun rapi berhasil di ungkap secara brilian oleh Sinichi Kudo alias conan Edogawa, dalam salah satu serial Film kartun detektif Conan.
pada suatu pagi waktu saya masih kuliah S-1, di sebuah warung sekitar kampus , sambil makan nasi pecel plus telur dadar, sambel kecap dan krupuk udang kesukaan saya, saya secara tidak sengaja mengikuti sebuah pernyataan seorang pemuda kepada ibu penjual warung tersebut. " Aku sangat heran dengan teman-teman kampung sini... "nakal" (berbuat kriminal) kok di kampung sendiri... nakal gak papa asal jangan di kampung sendiri..beda dengan aku.. walapun aku "nakal"... nih lihat kakiku pernah ditembak polisi.. tapi aku tidak pernah "nakal" di kampung sendiri...
Di sebuah acara berita kriminal di salah satu stasiun TV swasta di Indonesia, seorang penjambret yang ditangkap polisi, mengaku bahwa alasannya menjambret adalah untuk menghidupi anak yatim piatu. Yang tentu saja alasan tersebut ditanggapi dengan "sindiran" oleh sang pembawa acara, bahwa alasan itu mengada-ada.
Ada survey yang unik, bahwa mayoritas narapidana tidak merasa bersalah atas tindakannya. Meraka selalu punya "alasan yang masuk akal' (minimal menurut nereka sendiri) untuk melakukan kejahatan tersebut.
Ikhwah fillah, Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk senantiasa beristighfar, mohon ampun kepada Allah atas segala dosa kita, minimal 70 kali dalam sehari. Juga di sunnahkan sebelum berdoa, diawali dengan istighfar. Apa himah di balik itu semua?wallahu a'lam.
Ketika seseorang minta ampun (dengan ikhlas dan sungguh-sungguh) kepada Allah maka tindakan itu, pasti diawali dengan persaan merasa bersalah, menyesal, takut dengan murka dan adzab Allah atas tindakan dosanya, 'sekecil" apapun kesalahan itu. Dengan bekal perasaan khouf (takut) kepada Allah inilah yang mendorong seseorang untuk bersungguh-sungguh untuk beribadah, selain karena adanya roja' (harapan) dan mahabbah (cinta kepada Allah). Tanpa adanya perasaan merasa bersalah serta takut kepada Allah, mustahil seseorang akan beristighfar kepada allah secara bersungguh-sungguh, juga dapat dipastikan orang tersebut akan sulit merasakan manisnya iman, akan sulit merasakan manisnya ibadah, akan senantiasa berkecimpung dengan kesalahan (dosa) yang sama.
Oleh karena itu kenapa para narapidana setelah keluar dari penjara kemudian menjadi residivis dan juga meningkat "karir" kejahatannya. dari seorang pencuri, menjadi pencopet, dari pencopet menjadi penjambret, dari penjambret menjadi penodong, dari penodong menjadi menjadi perampok dan seterusnya, walaupun juga tidak dinafikan ada juga yang betul-betul bertaubat. salah satu jawabannya, karena mereka tidak memiliki rasa bersalah dan menyesal, syaithon telah memberikan "tazyin" atau memandang baik kemaksiatan yang dilakukan atau bahasa yang telah kita gunakan tadi adalah 'alasan yang masuk akal" untuk melakukan kejahatan.
Walaupun tidak se"ekstrim" ilustrastri di atas, seringkali kita tidak merasa bersalah atau menyesal terhadap perbuatan dosa kita bahkan memandang baik perbuatan tersebut, nastaghfirullah al-adzim. wallahu a'lam

C.I.N.T.A


Kasih Sayang (cinta), Anugerah Allah Terindah.... ...
Sore itu, dalam perjalanan kesurau, terlihat seekor anjing liar yang sedang mengais-ngais sisa makanan di tempat sampah. Anjing itu tampak pincang, ya, salah satu kaki depan anjing itu memang putus. Mungkin, anjing itu adalah anjing yang saya jumpai bulan ramadlan yang lalu, nampak lapar dan kehausan, waktu itu kakinya masih "kiwir-kiwir" hampir putus, waktu akan dibelikan makanan , anjing itu malah lari ketakutan. Alhamdulillah, anjing liar itu kini sudah menjadi ibu dari anaknya yang lucu-lucu. Di sebuah "rumah" kolong jembatan. Setiap hari anjing itu keluar mencari "sesuap nasi" demi memberikan susu buat anak-anaknya. Subhanallah, ditengah-tengah kekuarangannya induk anjing itu "dengan ikhlas" merawat anak-anaknya. Ya, karena Allah menganugerahkan kasih sayang kepada anjing itu.
Pada tahun sembilan puluhan, diakhir sesi Dunia dalam berita TVRI, ada sebuah berita yang menarik. Di sebuah kebun binatang di luar negeri, ada seorang bayi yang terlepas dari gendongan ibu yang sedang menonton simpanse dengan jarak yang begitu dekat, sehingga bayi itu masuk ke kandang simpanse. Sang ibu panik dan menjerit histeris, tidak bisa berbuat apa-apa selain minta tolong. "kehadiran" bayi dikandang itu "menarik" perhatian para simpanse, sebagai informasi dalam kondisi tertentu simpanse bisa berubah menjadi kanibal, terutama dengan simpanse dari suku lain. Tiba-tiba dengan cepat ada seekor simpanse betina menghampiri bayi itu, menggendong, mendekapnya, layaknya seorang ibu. Simpanse betina itu melindungi sang bayi dari serangan simpanse lain. Ia mempertaruhkan nyawa untuk membela bayi itu yang jelas-jelas bukan anaknya. dan akhirnya bayi itu selamat. subhanallah, allah telah menganugerahkan kasih sayang yang universal kepada simpanse betina itu.
Di salah satu acara Discovery Chanel, saya melihat sebuah tayangan yang spektakuler. Di tepi sebuah sungai yang rimbun dan bersemak tinggallah seekor buaya betina yang siap untuk bertelur. Tidak jauh dari sarang induk buaya itu ternyata juga ada tempat induk kura-kura menyimpan telur-telurnya yang nampak mulai menetas. Satu-persatu tukik, anak kura-kura, secara instingtif merayap menuju air. Tapi ternyata dari puluhan tukik itu ada yang salah jalan, bukan merayap ke air malah merayap ke tempat lain. "Celakanya" anak tukik itu merayap ke arah induk buaya yang "bersemayam" di sarangnya. Dengan secepat kilat sang buaya menyambar tukik itu dan memasukkan ke dalam mulutnya. Sejurus kemudian, sang buaya membuka mulutnya. ternyata sang buaya tidak mengunyah atau menelan yang tukik. Ternyata sang induk buaya memutar tubuh sang tukik, sehingga kepala tukik itu menghadap ke "jalan yang benar", ke arah sungai. Kemudian setelah itu sang induk buaya meletakkan tukik itu. Kemudian dengan tanpa "rasa bersalah", seolah-olah tidak terjadi apa-apa, sang tukik merayap menuju sungai. Subhanallah allah telah menganugerahkan kasih sayang yang universal kepada buaya betina itu.
Ikhwah fillah, Allah adalah Dzat yang sangat luas kasih sayangnya, walaupun hanya seperseratus yang diberikan di muka bumi ini, sudah membuat seekor induk binatang tidak menginjak anaknya, itulah yang disampaikan oleh rasul kita. Dan tiga ilustrasi diatas, induk anjing yang pincang, induk simpanse, dan induk buaya, juga bukti bahwa Allah memberikan rasa kasih sayangnya kepada semua makhluknya. Termasuk kita, manusia, makhluk yang paling sempurna.
Allah sangat mencintai orang yang memiliki kasih sayang. Oleh karena itu Allah memberikan surga bagi seorang pelacur yang memberikan minuman bagi anjing yang hampir mati karena kehausan. Dan Allah memberikan neraka bagi seorang yang "memenjarakan" kucing tanpa diberikan makanan.
Ikhwah fillah, kalau "sekedar" memberikan kasih sayang kepada binatang Allah memberikan surga. Apatah lagi, kalau kita memberikan kasih sayang itu kepada sesama manusia? wallahu a'lam bishshowab

Andaikan Mereka Tahu Cinta Kita....


” sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rosul dari kamu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat mengiginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin". Itulah pujian Allah yang diberikan kepada Rasulullah, karakter yang mulia, karakter yang juga sekaligus menjadi "rahasia" kesuksesan dakwah Rasulullah. beliau begitu empati pada masalah umat, begitu peduli dan juga begitu cinta. Cukuplah ucapan "ummati... ummati..." (umatku...umatku) menjelang beliau wafat sebagai buktinya. Cinta kepada ummatnya tidak hanya didunia, tapi dibawa sampai ke akhirat, beliau akan memeberikan syafaat kepada umatnya, beliau akan menjadi manusia terakhir dikalangan umat Islam yang masuk surga. Bukan karena beliau tidak bisa masuk sorga sendirian, tetapi karena cintanya kepada umat, memastikan bahwa seluruh umatnya masuk surga. subhanallah.
Masih ingatkah kita tentang kisah yang begitu luar biasa pasca kewafatan rasulullah. Abu bakar sebagai khalifah pengganti Rasul mengantikan seluruh peran rasul sebagai pemimpin umat. termasuk meneruskan amanat pribadi rasul . Setiap hari abu bakar datang ke rumah orang yahudi yang buta dan sangat tua, untuk memberikan makan sekaligus juga menyuapi orang tua tersebut."Tugas" yang selama ini dilakukan Rasul, tanpa diketahui oleh orang tua tersebut. Tetapi uniknya orang tua tersebut selalu memaki-maki Rasulullah dalam setiap kesempatan, karena orang tua tersebut buta, dan juga rasul tidak pernah menyebut identitasnya dihadapan orang tua tersebut. Tetapi yang lebih "unik" adalah rasul tetap istiqomah memberikan makan dan sekaligus menyuapinya. Seperti yang kita ketahui, orang yang pernah menyuapi kita adalah orang yang paling mencintai kita, salah satunya adalah ibu. Berarti begitu besar cinta rasul kepada orang tua tersebut walaupun dimaki-maki setiap hari. Tahukah antum, orang tua itu baru tahu bahwa yang memberikan makan kepadanya dan yang menyuapinya selama ini adalah Rasul yang mulia, yang selama ini pula ia maki-maki. orang itu baru tahu setelah diberi tahu oleh abu bakar. yang akhirnya mebuat dia sadar dan bertaubat dan akhirnya memeluk agama Islam. Subhanallah.
Itulah salah satu rahasia keberhasilan dakwah Rasul. Sebuah risalah yang jelas kebenaranya yang kemuadian disampaikan kepada umat manusia dengan kasih sayang, cinta, pengorbana, empati dan semangat untuk menyelematkan umat dengan mengajak kepada Islam. Sekali lagi Islam tidak hanya benar, tetapi didakwahkan secara benar.
Ada sebuah penuturan yang cukup menarik dari mantan rohaniawan sebuah agama, yang akhirnya ia memeluk Islam. Dalam agamanya yang lama, "daya tarik" agama tersebut bukan pada kebenaran agama tersebut, karena memang ajarannya tidak sesuai dengan fitrah dan tidak masuk akal dan yang jelas buatan manusia. Oleh karena itu betapa banyak orang yang sudah mencapai tarap "ulama" dalam agama tersebut, akhirnya mereka memeluk agama Islam setelah menyadari kesalahan ajaran agama tersebut dan menyadari kebenaran Islam. Tetapi, lanjut mantan rohaniawan agama tersebut, yang menjadi "daya tarik" agama tersebut adalah jargon cinta dan kasih sayang yang mereka kemas sedemikian rupa, yang mereka lembagakan, yang mereka kurikulumkan, yang mereka doktrinkan secara sistematis melalui sekolah calon rohaniawan mereka, mereka kemas jargon cinta dan kasih sayang mereka dengan pemahaman antropologi dan sosiokultural yang begitu mendalam, penguasaan psikilogi manusia maupun psikologi sosial. Bagaiman secara cerdas mereka bisa masuk ke jantung pertahanan umat islam. Mereka secara gilang-gemilang mengambil satu-persatu umat islam dari pangkuan islam, bukan dengan modal kebenaran agama mereka atau kesalahan agama Islam, tetapi dengan modal "cinta dan kasih sayang". Mereka paham betul yang dibutuhkan oleh orang yang kelaparan adalah makanan, mereka paham betul yang diperlukan oleh masyarakat marjinal adalah perhatian dan kasih sayang, mereka paham betul yang diperlukan oleh pengangguran adalah pekerjaan yang layak, mereka paham betul yang diperlukan orang tua adalah pendidikan yang pantas dan murah bagi anak-anak mereka. Dan mereka bisa memberikan semuanya. Mereka datangi kawasan kumuh -yang para da'i belum menyentuhnya-, mereka bagikan makann, mereka beri pekerjaan pemuda mereka, mereka berikan ketrampilan kepada mereka, mereka berikan pendidikan gratis. Mereka advolasi, mereka rela tidur ditempat kumuh, bahkan ada kisah yang cukup kesohor adalah bagaimana seorang rohaniawan agama tersebut rela tidur berbulan-bulan lamanya bersama dengan mereka "dengan atas nama cinta". Siapa yang tidak kepincut dengan "cinta" mereka. dan akhirnya sang rohaniawan tersebut secara perlahan tapi pasti berhasil memurtadakan umat Islam. Di sisi lain memang benarlah sabda Rasul bahwa kefakiran mendekatkan pada kekafiran. Diakhir pemaparannya amantan rohaniawan agama tertentu yana akhirnya masuk Islam menyimpulkan bahwa, agama lamanya tersebut sangat tergantung dengan "performance" cinta para pengemban misinya. Berbeda dengan Islam yang memang sudah benar dari "sononya", asal sedikit saja manusia berpikir oblektif dan berpikir rasional, pasti manusia akan memilih Islam.
Apakah disini saya mengajak untuk meneladani mereka? demi Allah tidak, sekali lagi demi allah tidak. cukuplah rasul sebagai teladan kita. Cinta rasul kepada umat manusia dibangun atas dasar iman, begitu pula seharusnya kita. cinta kita kepada manusia bukan atas dasar dorongan psikologi atau sekolah kepribadian tapi atas dasar iman.
Dengan landasan cinta kepada umat inilah Insya Allah dakwah Islam akan kembali menemui kejayannya. Orang akan berbondong-bondong mendukung barisan dakwah. Cinta kita bukan cinta semu,cinta kita bukan sekedar janji tapi cinta kita adalah cinta yang terbukti, cinta yang diwujudkan dengan nyata. hasan al-banna pernah menyampaikan " seandainya umat ini tahu bahwa mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri niscaya umat ini akan berbondong-bondong untuk mendukung dakwah ini". wallahu a'lam bisshawab

Perjuangan yang Bervisi....


Ada sebuah fragmen yang menarik, pada suatu hari ada seorang pemuda yang “iseng” bertanya kepada tiga orang tukang bangunan yang sedang bekerja. Mereka mengerjakan bagian bangunan yang sama , yaitu pondasi. Mereka sama-sama membangun pondasi sebuah SDIT. Dari tempat yang agak jauh, sang pemuda mengamati aktivitas empat orang itu. Dari hasil pengamatannya tampak sekali perbedaan diantara mereka. Tukang bangunan pertama, tampak bekerja dengan ogah-ogahan, tidak semangat, sesekali tampak giat itupun ketika sang mandor datang, setelah mandor pergi, sang tukang bangunan kembali “nyantai”. Tukang bangunan yang kedua, tampak lebih giat, ada kerja keras nampaknya, tetapi dari raut mukanya ada guratan “beban” yang sangat terlihat, ceria kadang-kadang, itupun setelah sang mandor datang. Berbeda dengan tukang bangunan yang ketiga, tampak sekali ia sangat bersemangat, bukan hanya semangat tetapi sangat ceria. Baik ketika ada mandor atau tidak.
Akhirnya karena penasaran sang pemuda tersebut juga “iseng” bertanya kepada tiga tukang bangunan tersebut. Kepada tukang bangunan pertama sang pemuda bertanya, “ sedang ngapain pak?”, “sedang buat pondasi mas” jawab tukang tersebut dengan tidak semangat. Kemudian pemuda tersebut bertanya kepada tukang kedua, bertanya dengan pertanyaan yang sama, “lagi buat apa pak?” dengan wajah agak tegang sang tukang menjawab “sedang buat sekolahan mas”. Kemudian pertanyaan yang sama juga diberikan kepada tukang bangunan ketiga, dengan mantap dan diiringi seulas senyum yang terus berkembang sang tukang menjawab, “sedang membangun peradaban Islam mas”.
Ikhwah fillah, dari ilustrasi di atas ada beberapa hal yang bisa kita ambil pelajaran. Ternyata ada korelasi yang kuat antara “visi” seorang tukang bangunan dengan effort yang ia lakukan (tentunya juga kualitas bangunann yang dihasilkan). Seorang tukang bangunan yang hanya bervisi sejauh pondasi, berbeda dengan tukang bangunan yang bervisi bangunan sekolah. Seorang tukang yang bervisi bangunan sekolah berbeda dengan tukang bangunan yang bervisi peradaban Islam. Ternyata semangat jauh visi seorang tukang bangunan semakin baik pula performance nya.Oleh karena, bisa jadi, itulah mengapa Imam Nawawi dalam Kitab Riyadlus shalihin, menempatkan hadits tentang niat pada urutan pertama. “ Setiap amal sesuai dengan niat (visinya)nya”.
Seperti tukang bangunan, seorang dai yang beramal dakwah harus memiliki visi dakwah yang kuat, yang jauh ke depan. Berbeda seorang dai yang bervisi dengan seorang dai yang tidak bervisi. Berbeda dai yang bervisi kuat dan dai yang bervisi lemah. Berbeda dai yang bervisi dangkal dan dai yang bervisi jauh kedepan. Berbeda seorang dai yang bervisi sebatas program kerja dengan dai yang bervisi shohwatul Islam. Berbeda seorang dai yang bervisi asal akhi atau ukhti senang dengan seorang dai yang bervisi asal Allah Ridla.
Tanpa visi dakwah yang kuat dan jauh kedepan dari setiap dai, maka dai akan mengalami disorientasi dalam dakwah, dai bukan lagi menyeru kepada Allah tetapi menyeru kepada diri sang dai itu sendiri, akan banyak timbul permasalahan dalam dakwah. Sejarah telah mencatat betapa banyak da'i yang berguguran di jalan dakwah, betapa banyak terjadi konflik diantara para dai. Dengan penyebab utamanya adalah kelemahan visi dakwah seorang dai.
Syaikh Mustafa Masyhur allahu yarham, dalam salah satu bukunya menulis, bahwa salah satu permasalahan mendasar yang harus di pahami oleh dai adalah visi dakwah. Apa, mengapa dan bagaiman kita berdakwah. Berdakwah pada dasarnya adalah kebutuhan kita. Kepentingan kita. dakwah adalah transaksi pribadi kita dengan Allah, dengan imbalan bebas dari api neraka, transaksi dengan imbalan surga, transaksi dengan imbalan berupa ampunan dari Allah. Dengan dakwah kita berarti menunaikan amanah kita sebagai khalifah di bumi, berati kita menunaikan perintah Allah untuk menyeru kepada kebaikan, amar ma'ruf dan nahi munkar, menegakkan izzah islam dan kaum muslimin.
Proyek dakwah ini bukan proyek satu atau dua tahun, tapi proyek yang usianya lebih panjang dari usia kita. Yang perlu kita pahami bahwa dakwah akan terus berjalan sampai tidak ada fitnah di muka bumi, sampai aturan Allah sebagai acuan bagi seluruh umat manusia. Sampai Islam menjadi soko guru peradaban dunia, suatu peran yang saat ini di ambil oleh musuh-musuh Allah. Yang tentunya untuk menjadi soko guru peradaban dunia tidak bisa kita peroleh dalam seketika, tetapi memerluakan sebuah proses yang sistematik, dan juga memerlukan waktu.
Dakwah kita hendaknya dimulai dari pembentukan pribadi muslim yang kaffah, muslim dari segi akidahnya, muslim dari segi ibadahnya, muslim dari segi akhlaknya, muslim dari segi pemikirannya, muslim dari segi pekerjaanya, muslim dari segi perekonomiannya, muslim dari segi cara berpolitiknya, muslim dari segi pengambilan hukum dan muslim dalam segala hal. Dan ciri khas dari pribadi muslim yang kaffah adalah menjadikan Allah sebagai tujuan, menjadikan Rasulullah SAW sebagi teladan, menjadikan Al-quran sebagai acuan hidup, menjadikan perjuangan di Jalan Allah sebagai pilihan hidup serta mempunyai cita-cita tertinggi untuk mati di jalan Allah. Kepribadian muslim ini mustahil akan tercapai, kecuali dengan apa yang dicontohkan oleh Rasul, yaitu tarbiyah yang berkelanjutan. Kemudian dari setiap pribadi muslim, baik dari kalangan muslimin maupun muslimat membentuk sebuah keluarga yang islami, yang tentunya diawali dengan pernikahan yang Islami pula. Dengan adanya pernikahan yang Islami diharapkan akan lahir anak-anak yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan Islam, yang diauh dengan penuh kasih saying dari ayah dan ibu yang Islami. Dari beberapa keluarga yang Islami memberikan sebuah pencerahan kepada lingkungan dan masyarakat, kemuadian dari masyarakat yang baik akan muncul pemimpin-pemimpin yang baik (eksekutif, legislatif maupun yudikatif)yang ia akan melakukan perbaikan kepada segala bentuk kebijakan, undang-undang maupun hukum produk pemerintah. Dari pemerintahan yang baik akan muncul sebuah negara yang baik, dari beberapa negara yang baik akan muncul sebuah institusi (seperti PBB atau uni eropa) yang siap membela kebenaran dan keadilan sesuai dengan aturan allah. Dari sinilah predikat Islam sebagai soko guru perdaban dunia dapat tercapai.
Mungkin bagi orang yang pesimis, cita-cita ini adalah sebuah utopia, mimpi belaka. Apalagi dengan melihat realita yang ada saat ini, umat Islam dimana-mana di “kuyo-kuyo”, difitnah sebagai teroris, dijajah, diisolasi, diboikot. Tidak ada Negara yang dirundung konflik kecuali disitu pasti Negara Islam. Saat ini dunia sedang dikuasai oleh orang-orang yang bukan hanya tidak Islam, tetapi juga memusuhi Islam secara militan dan radikal.
Tetapi bagi orang yang percaya kepada janji Allah, tidak demikian. kalau kita simak perjalanan dakwah rasulullah maka kita akan melihat bahwa dakwah rasul begitu luar biasa, islam tumbuh di suatu kawasan yang tidak diperhitungkan oleh semua peradaban besar waktu itu, kawasan yang di apit oleh dua imperium besar , Romawi dan Persia. Selain faktor eksternal kawasan yang tidak mendukung, ternyata di internal kawasan arab sendiri umat islam di kuyo-kuyo, dikatakan gila, penyihir, pembohong, perusak persatuan, orang yang meninggalkan tradisi leluhur. Selain itu umat Islam waktu itu juga diludahi, disiksa, dilempar batu, diusir dari rumahnya, di boikat selama bertahun-tahun di suatu gurun yang gersang. Kalau dari hitung-hitungan matematis, TIDAK MUNGKIN Islam akan tumbuh dan berkembang seperti yang kita lihat saat ini. Tetapi kenyataan berkata lain, dalam waktu yang tidak terlalu lama (35 tahun) umat Islam menaungi sepertiga dunia. Subhanallah. Kekuatan visi dakwah, perencanaan dan pengamalan dakwah yang begitu sistematis dan bertahap, ditopang dengan tauhid dan ukhuwah diantara kaum muslimin. Kemenangan itu datang juga. Allahu Akbar
Terkait dengan visi dakwah, dalam proyek dakwah yang panjang ini, bisa jadi kita tidak merasakan hasil perjuangan kita. Bisa jadi apa yang kita lakukan tidak terlalu "berkontribusi" kepada hasil akhir sebuah proyek dakwah. Tetapi yang perlu kita ingat bahwa sesedikit apapun kontribusi kita, tetap mendapat perhitungan dari Allah. Selain itu kita perlu memastiakan bahwa kerja-kerja kecil kita dalam dakwah, sejalan dan seiring dengan arus besar Visi dakwah ini, bukan sebaliknya. Wallahu a’la

Pemuda harapan.....


Subhanallah suasana malam itu begitu indah, di sebuah Masjid yang begitu besar, ratusan orang hadir untuk menjemput malam seribu bulan, lailatur qadar. Mereka datang berbondong-bondong bersama anak dan istrinya untuk I’tikaf. Cukup menarik, sejak kecil anak-anak sudah dibiasakan untuk akrab dengan masjid dan Al-qur’an. Tadarus bersama-sama setelah tarawih kemudian Qiyamul lail pada sepertiga malam terakhir. Subhanallah.
Yang lebih istimewa lagi adalah kehadiran bebarapa orang pemuda di masjid tersebut. Diantara mereka ada yang pelajar, mahasiswa(S1-S3) maupun pekerja. Di tengah-tengah kesibukan belajar, maupun pekerjaan, mereka menyediakan waktu khusus untuk I’tikaf, terutama di sepuluh hari terakhir Ramadlan. Tetapi sayang, jumlah mereka tidak sebanyak bapak-bapak (kakek-kakek) dan anak-anak. Kemana pemuda yang lain?semoga mereka sedang I’tikaf di masjid yang lain. Amin.
Salah seorang ulama terkemuka dunia, ketika berbicara dihadapan puluhan ribu pemuda di masjid Al-Azhar Jakarta menyampaikan bahwa beliau berharap Negara Indonesia menjadi pioner kebangkitan umat Islam di seluruh dunia. Harapan itu muncul dengan semakin meningkatnya kesadaran berislam dari kalangan pemuda terpelajar di Indonesia. Mereka bangga dengan Islam dan siap membela Islam, ditengah-tengah gelombang ghazwul fikri (perang pemikiran) yang mengepung mereka. Beliau menambahkan, sebuah agama atau falsafah mengalami masa kejayaanya ketika pemuda sebagai pengusung utama agama atau falsafah tersebut.
Kalau kita lihat dalam sejarah peradaban Islam, peranan pemuda sangatlah besar, di mulai sejak awal kenabian. Seperti yang kita tahu, Rasulullah mendapat wahyu dari Allah pada usia 40 tahun. Rasul juga memiliki beberap sahabat pilihan waktu itu, salah satu sahabat Rasul yang paling senior adalah Abu Bakar, yang lebih muda satu tahun dari Rasul. Sahabat yang lain, terutama assaabiquunal awwalun, rata-rata usia mereka jauh lebih muda daripada beliau. Mereka inilah orang-orang yang mendapat pembinaan langsung dari Rasul. Mereka inilah orang yang membela Rasul dan Islam ketika diserang secara fisik dan psikologi. Mereka inilah pengusung utama dakwah Islam pada masa itu. Dengan melalui tangan merekalah dalam waktu relative singkat, cahaya Islam membentang dari Maghrib (maroko) di afrika, sampai negeri Cina di Asia Timur. Melalui perantara generasi pemuda sahabat rasul inilah dakwah Islam menjangkau 1/3 kawasn dunia. Besarnya peran pemuda dalam masa-masa awal dakwah Islam menunjukkan bahwa Islam memberikan perhatian khusus kepada pemuda.
Pada suatu saat Hasan Al-Banna ketika berbicara tentang kondisi umat Islam, yang mengalami kemunduran yang sangat luar biasa,menyampaikan bahwa umat Islam saat ini sedang mengalami kebangkrutan, semua asset sudah habis. Setelah runtuhnya kekhilaahan Turki Utsmani, umat Islam semakin terpecah-pecah. Seluruh Negara Islam dijajah oleh negara-negara Eropa, kekayaan alam mereka dikuras habis, kebebasan berislam dipasung, akhlak dan pemikiran mereka diracuni oleh ideologi sekuler, pemurtadan ada di mana-mana. Tapi, menurut beliau, masih ada satu aset Islam yang masih tersisa, yaitu PEMUDA. Kenapa pemuda? Karena dalam diri pemuda memiliki keunikan dan ciri khas dibandingkan dengan kelompok usia yang lain. Pertama, pemuda memiliki keikhlasan, kemurnian orientasi perjuangan. Tidak ada pamrih, kecuali pamrih untuk mendapatkan surga. Pemuda tidak terikat dalam sebuah kepentingan, kecuali kepentingan untuk terbebas dari adzab yang pedih. Kedua, pemuda memiliki semangat. Dengan semangat semacam inilah hamper seluruh perubahan di dunia, dilakukan oleh pemuda. Para pejuang kemerdekaan di Indonesia, baik secara fisik maupun diplomasi, adalah para pemuda. Dan yang paling mutakhir adalah peristiwa reformasi, dimana semangat pemuda adalah sebagai penggeraknya. Ketiga, pemuada memiliki fisik yang kuat. Jika dibandingkan dengan kondisi fisik kelompok usia yang lain, usia muda lebih baik. Dan kondisi fisik terbaik seseorang adalah pada usia muda. Oleh karena itu betapa tugas-tugas besar yang tidak dapat dipikul oleh orang-orang tua atau anak-anak bias dilakukan oleh pemuda. Keempat pemuda memiliki intelektualitas. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, rasional dan pembelajar yang cepat. Banyak ide-ide besar lahir dari para pemuda. Banyak penemuan-penemuan besar dihasilkan oleh pemuda. Dengan minimal empa potensi tersebut , melalui pertolongan Allah, pemuda Islam bias meujudkan kembali kejayaan Islam. Insya Allah.
Tapi memang, musuh-musuh Islam tidak bias tinggal diam melihat masih ada asset Islam yang tersisa, yaitu pemuda. Oleh karena itu mereka menggunakan segala cara untuk “menghabisi” asset Islam. Tidak dengan cara fisik, tapi dengan cara yang halus. Tidak dengan siksaan-siksaan tetapi menggunakan buaian-buaian yang menghancurkan. Mereka sodori pemuda Islam dengan tontonan-tontonan cabul yang merusak akhlak. Mereka suguhi pemuda Islam dengan tontonanan sia-sia yang membuang-buang waktu para pemuda serta menjauhkan para pemuda dari agamanya. Hilanglah kebersihan orientasi, karena memperturutkan hawa nafsu. Hilanglah semangat mereka, karena menjadi generasi yang pemalas dan apatis. Hilanglah kekuatan fisik, karena mereka dijejali dengan narkoba serta zat beracun lainnya. Hilanglah semangat belajar mereka, karena disibukkan dengan sesuatu yang sia-sia. Cara-cara yang digunakan oleh musuh Islam di atas untuk menghancurkan Islam hampir analog yang dilakukan oleh Inggris pada waktu perang candu di Cina. Setelah mereka beberapa kali gagal menaklukkan Cina secara fisik (mungkin karena banyak yang jago kungfu?), akhirnya mereka menggunakan cara lain, yaitu mengedarkan candu di kalangan pemuda Cina, setelah sekian lama mengkomsumsi candu, pemuda cina mengalami ketagihan dan tentunya juga diikuti dengan kelemahan fisik dan mental mereka. Pada saat seperti itulah akhirnya cina dapat dikuasai dengan mudah.
Dari uraian di atas, dapat kita lihat betapa pentingnya peran pemuda dalam kebangkitan Islam serta betapa besar bahaya dari segala arah yang mengancam mereka, oleh karena itu usaha untuk mendekatkan para pemuda kepada agamanya harus senantiasa dilakukan, baik oleh para pemerintah maupun ormas Islam. Bukan mengajari Islam secara teoritis saja, tetapi sekaligus mengajari realisasinya. Bukan mengajari Islam secara parsial, tetapi mengajari Islam secara menyeluruh, yaitu dalam segala aspek kehidupan. Ketika semakin banyak pemuda islam yang komitmen kepada Islam, ketika semakin banyak yang bangga akan Islam, ketika semakin banyak pemuda yang memberikan pembela kepada Islam, maka kejayaan Islam hanya tinggal menunggu waktu . Wallahu a’lam buishshowab

Antara Tartar dan Amerika


Masih jelas dalam ingatan kita, fitnah besar yang menimpa umat Islam. Sebuah pembantaian massal yang dilakukan oleh pasukan Tartar, dibawah pimpinan Hulagu Khan. Sebuah pasukan yang telah meluluh lantakkan negeri Islam di Baghdad, serta segala peradabannya waktu itu. Dalam waktu satu hari 80.000 kaum muslimin dibantai. Jalan-jalan di Baghdad waktu itu banjir dengan darah, hanya sedikit yang selamat. Kalaupun selamat kematian mereka hanya menunggu waktu saja, karena mereka terjamgkit wabah penyakit yang ditimbulkan oleh mayat kaum muslimin yang tergeletak di setiap sudut kota Baghdad tanpa ada pemakaman. Umat Islam begitu terhina, Ibnu Asir dalam sirohnya mencatat, seorang tentara wanita Tartar dalam satu kali waktu bisa membunuh seratus laki-laki baghdad, tanpa perlawanan. Para wanita dinistakan kehormatan mereka. Masjid, sekolah dan universitas dibakar, perpustakaan dan segalanya isinya diluluh lantakkan, buku karya saintis Islam ditenggelamkan di laut. Negeri Islam sekaligus peradabannya telah dilenyapkan.
La haula walaa quwwata Illa iillah. Tidak ada yang tidak mungkin, jika Allah berkehendak. Sejarah juga mencatat, bahwa tidak lama setelah Jengis Khan terjungkang dari kekuasaannya. Melalui tangan seorang dai yang ikhlas, Allah memberikan hidayah kepada seorang raja Negara Tartar. Generasi sesudah hulagu Khan. Yang akhirnya dengan keislaman sang raja, agama islam menyebar dengan cepat kepada rakyat Tartar dan Negara-negara lain yang dikuasai oleh Tartar. Sesuatu yang “aneh”, orang tua mereka membantai umat Islam, tetapi generasi penerus mereka justru pemeluk dan pembela Islam. Generasi baru Tartar kembali membangun peradaban Islam yang telah dihancurkan oleh orang tua mereka. “Aneh” memang “aneh”. Tapi ini memang terjadi. Ini adalah bumi Allah, Bung!!
Masih jelas dalam ingatan kita, fitnah besar yang menimpa umat Islam baru-baru ini. Sebuah pembantaian massal yang dilakukan oleh pasukan Amerika, dibawah pimpinan George Bush. Sebuah pasukan yang telah meluluh lantakkan negeri Islam di Irak dan afghanistan, serta segala peradabannya. Dengan mengatas namakan perang melawan terorisme. Dalam waktu lima tahun hampir 2 juta kaum muslimin dibantai. Rumah dan Jalan-jalan di Iraq dan Afghanistan banjir dengan darah. Kalaupun selamat kematian mereka hanya menunggu waktu saja, karena mereka terjamgkit wabah penyakit permusuhan sesama kaum muslimin yang dihembuskan oleh Amerika. Umat Islam begitu terhina, dalam berita yang dilansir media, seorang tentara wanita Amerika melakukan pelecahan kepada tahanan lelaki Islam, baik di Abu Ghuraib maupun di Guantanamo. Para wanita dinistakan kehormatan mereka. Masjid, sekolah dan universitas dibombardir, perpustakaan dan segalanya isinya diluluh lantakkan, dengan alasan yang tidak masuk akal, tempat itu digunakan sebagai sarang teroris. Negeri Islam sekaligus peradabannya telah dinistakan oleh Amerika.
La haula walaa quwwata Illa iillah. Tidak ada yang tidak mungkin, jika Allah berkehendak. Sejarah akhirnya mencatat, bahwa tidak lama setelah hulagu Khan (maksud saya George Bush-red) menyatakan perang terhadap terorisme (Islam), Islam justeru semakin mengukuhkan dirinya sebagai The fastest growth religion in America. Melalui tangan para dai yang ikhlas, Allah memberikan hidayah kepada pemuda dan pemudi Amerika. Sebelum terjadi peristiwa 9/11 orang orang yang masuk Islam di dominasi oleh Afro-American maka sekarang ini Hispanic dan Anglo-Saxon serta ras di Amerika lainnya mencapai peningkatan jumlah yang sangat fantastis. Tak kurang dari 20.000 orang setiap tahun, atau rata-rata 60 orang setiap hari, masuk Islam. Subahanallah.
Seperti yang kita ketahui bersama, salah satu sarana ghozwul fikri (perang pemikiran), yang dilancarkan Amerika adalah media massa, baik cetak maupun elektronik. Melalui media cetak dan elektronika maupun agen informasi Amerika lainnya, mereka mendeskriditkan Islam dan umat Islam. Berita negatif tentang Islam, Islam tidak menghargai HAM, Islam menistakan wanita, Islam bodoh dan miskin dan yang paling mutakhir adalah mereka mencitrakan Islam sebagai agama para teroris. Mungkin fitnah ini cukup efektif untuk membius orang Amerika enam atau sepuluh tahun yang lalu. Karena pada waktu itu media komunikasi masih berupa televisi, Koran, majalah dan radio, belum ada internet, yang tentunya semua informasi di setir oleh “ideolog” pemerintah amerika. Yang kedua, pada waktu itu orang Amerika masih tidak mau tahu tentang Islam. Berbeda dengan sekarang ini, setelah pernyataan perang George Bush melawan terorisme (baca Islam) pasca peristiwa 9/11, berita negatif tentang Islam sangat gencar di Amerika. Di satu sisi ini menimbulkan salah paham tentang Islam oleh rakyat Amerika, ini ditunjukkan dengan banyaknya kekerasan yang menimpa umat Islam pasca peristiwa 9/11, tapi di sisi yang lain berita negatif ini menimbulkan rasa penasaran di kalangan rakyat Amerika. Apa itu sebenarnya Islam. Pertanyaan ini, menjadi common sense rakyat Amerika. Berbeda dengan sebelum peristiwa 9/11.
Untuk mengobati rasa penasaran mereka itu, Informasi negative tentang Islam yang di lancarkan media Amerika dirasa tidak menjawab. Internet adalah solusinya, selain bertanya kepada teman yang kebetulan muslim. Untunglah mereka ketika mencari tahu tentang Islam, mereka tidak datang ke Indonesia, negera islam terbesar dengan korupsi terbesar, prostitusi terbesar dan negara pornografi terbesar. Tapi sebagaimana ciri masyarakat rasional lainnya, untuk tahu tentang Islam mereka selalu merujuk pada Al-quran, bukan pada orang Islam. Jadi tidak heran kalau Al-quran termasuk Best Seller di Amerika saat ini. Mereka banyak mencari informasi tentang Islam melalui internet. Yang unik dalam sebuah testimoni seorang mualaf anglo saxon, dia berasal dari sebuah kota kecil, yang hampir tidak ada umat Islamnya disana. Dia tahu tentang Islam melalui internet, karena seperti yang kita ketahui begitu banyak sekarang ini para dai yang berdakwah di dunia maya dengan membuat website Islam, pemuda Amerika tersebut masuk Islam bukan dari kawan atau dai yang mendakwahi secara langsung kepadanya. Subhanallah.
Peristiwa yang sempat menghebohkan Amerika adalah masuk Islamnya Angela Collins seorang presenter acara musik dan hiburan terkenal di Amerika. Dalam salah satu headline saluran televise Fox yang bertajuk “Culture Shock?” dibahas tentang fenomena “berbondong-bondongnya” penduduk Amerika khususnya dari kalangan Anglo saxon. Pada cara tersebut ada telewancara dengan Angela Collins, seorang wanita Amerika, sekarang ini menjadi guru Sekolah Dasar Islam di Amerika, yang di gambarkan oleh pembaca berita sebagai “blue eye, brown hair woman” yang sekarang ini menggunakan headscraft (jilbab).
Pada salah satu kesempatan wawancara di salah satu stasiun televisi negara Arab,Prof. Yusuf Qaradawi menyampaikan keoptimisan beliau bahwa Islam akan hadir dan mendatangkan rahmatnya ke Negara Amerika dan Eropa dalam waktu yang tidak lama lagi, tetapi tidak dengan pedang, dengan dakwah dan kebaikan. Ini sesuai dengan nubuwah dari Rasulullah. Bahwa Islam akan memfutuhkan Persi dan Romawi. Persi sudah difutuhkan dengan rahmat Islam pada masa Khulafaur Rasyidin, Romawi timur (turki) sudah di futuhkan dengan rahmat Islam tujuh abad kemudian di bawah pimpinan Muhammad Al-Fatih. Sebentar lagi insya Allah adalah Romawi bagian yang lain yaitu eropa serta daerah persebaran penduduknya (Amerika dan Australia). Sekali lagi tidak dengan senjata dan pedang. Tetapi dakwah dan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan bisa jadi bukan kita yang melakukannya, tapi pemuda asli Eropa, Amerika maupum Australia yang telah berkomitmen kepada Islam dan dakwah.Insya Allah. Wallahu a’lam Bishshowab

jika engkau menolong agama Allah....



Sekitar sepuluh tahun yang lalu di masjid sebuah SMU, seorang pembina mengutip sebuah ayat, "in tanshurullaha yanshurkum wayutsabbit aqdaamakum" jika engakau menolong (agama)Allah, Allah menolongmu dan juga mengokohkan kedudukanmu. Di antara kata "in tanshurullaha" dan "yanshurkum" tidak ada kata "tsumma" (kemudian). yang artinya "balasan" pertolongan Allah bersifat kontan alias cash, urai beliau.
Taujih yang singkat tapi padat tersebut, subhanallah, itulah yang menjadi pembakar semangat da'i-da'i belia kala itu. Sebuah janji dari Dzat yang tidak pernah menyalahi janji. Sebuah janji yang pasti akan terjadi, tanpa keraguan sedikitpun.
Dengan janji dari Allah itulah, para da'i tersebut,ditengah-tengah kelemahannya, senantiasa berusaha tegar didalam jalan dakwah ini. Dengan adanya sebuah harapan bahwa Allah akan menolongnya.
Dan memang janji Allah adalah benar adanya. Apa buktinya? buktinya adalah kita semua, ya.. para aktivis dakwah, Alhamdulillah. Bagaimana bisa?bukankah masih banyak orang-orang yang jauh lebih "beruntung" dari pada kita? padahal mereka bukan seorang da'i, bahkan di antara mereka justru menjadi penyeru kemungkaran dan juga penentang dakwah, bagaimana penjelasannya?.
Ikhwati fillah jika ukuran pertolongan Allah adalah berupa sebuah kedudukan, maka Fir'aun adalah orang yang beruntung. Jika ukuran pertolongan Allah adalah berupa kekayaan, maka sesungguhnya Qorun adalah orang yang paling beruntung. Jika ukuran pertolongan Allah adalah sebuah popularitas, maka seorang gitaris terkenal dari group rock Nirvana yang mati mengenaskan akibat narkoba, Curt Cobain, adalah orang paling beruntung. Tetapi ternyata ikhwati fillah bentuk pertolongan Allah tidak selalu berupa sesuatu yang "nampak mata".
Saya hanya akan menyebutkan beberapa contoh nikmat Allah yang diberikan kepada kita, para aktivis dakwah. Dari sekian nikmat tak terbatas yang telah diberikan oleh Allah kepada kita.
Nikmat ukhuwah di antara kita adalah nikmat yang sangat luar biasa, andaikan seluruh tiran di muka bumi ini tahu betapa nikmat dan indahnya ukhuwah ini, niscaya mereka akan mengerahkan seluruh kekuatan mereka untuk merebut ukhuwah dihati-hati kita. Ikatan ini tidak tidak sekedar atas dasar emosional, kedaerahan, almamater atau ikatan lainnya. Tapi ikatan ini adalah ikatan yang universal menembus sekat-sekat yang diciptakan manusia. Ikatan kokoh yang dibangun atas landasan tauhid. Dan Allah jualah yang membuat ikatan ini.
Nikmat memperoleh saudara-saudara dalam perjuangan adalah pertolongan Allah. Hidup dalam dakwah adalah pertolongan dari Allah. Ikhwatifillah, marilah kita tengok perjalanan hidup kita. Ketika kita masih balita, ketika kita SD, SMP kemudian SMA kemudian ke perguruan tinggi. Apakah sebuah kebetulan ketika kita sekarang ini terlibat dalam dakwah?Demi Allah , tidak ikhwah! ini adalah pertolongan Allah. Allahlah yang mengaturnya.
Betapa banyak orang yang lebih berpeluang menempuh jalan dakwah ini, tetapi malah mereka terhempas. Kita ingat Kan'an anak Nabi Nuh, Istri Nabi luth atau Abi Tholib, paman tersayang Rasulullah, subhanallah. Atau dalam konteks kekinian dan kedisinian betapa banyak orang Islam yang lebih tahu tentang bahasa Al-Quran daripada kita, tetapi mereka melakukan tindakan penistaan kepada Al-Qur'an, yang bisa jadi orang kafir maupun setan, belum sempat"kepikiran" untuk melakukannya.
Kelapangan rizki, dipermudahnya segala urusan, terkabulnya do'a, tentramnya hati, optimisnya memandang hidup, diberikan keluarga sebagai pelipur lara, merasan nikmatnya beribadah, memiliki iffah, dan perasaan bebas dari segala tekanan, serta bebas dari ketergantungan kepada selain Allah, merupakan juga nikmat dari Allah SWT. Subhanallah
Sebagai penutup, semoga Allah menolong kita untuk senantiasa dalam jalan tauhid, jalan Islam , jalan sunnah dan jalan dakwah. Dan semoga Allah juga memeberikan pertolongan kepada kita dengan mematikan kita dalam kondisi khusnul khotimah. Semoga Allah menolong kita dengan memasukkan ke dalam surga-Nya. Dengan hisab yang ringan. Tanpa sesebentar apapun masuk neraka. Semoga Allah menolong kita dengan mengumpulkan kita dan keluarga kita dalam jannahnya bersama para Nabi dan Rasul, orang-orang sholeh, muqorrobin dan orang yang mati syahid di jalannya. Wallahu a'lam bish-showab
Intanshurullaha yanshurkum, wa yutsbbit aqdaamakum.Amin

bangunkan aku, Ibu.....


Di salah satu negeri arab, tinggallah seorang pemuda bersama ibunya. Sang pemuda tersebut berencana untuk melakukan perjalan ke luar negeri. Persiapan telah dilakukan. mulai dari tiket, visa dan paspor. Tinggal menunggu hari keberangkatan. Hingga pada hari yang telah di tentukan, beberapa jam menjelang keberangkatan pemuda itu tidur di kamarnya, mungkin agar ketika dalam perjalanan nanti kondisinya lebih bugar. tetapi sebelum tidur pemuda itu berpesan kepada ibunya untuk membangunkannya di sore hari, karena ia akan pergi ke bandara.
Hari semakin sore tetapi sang ibu tidak membangunkan anak yang sangat di cintainya itu. Ada apa gerangan? apakah beliau lupa? ternyata tidak, setalah anaknya tidur ternyata sang ibu melihat prakiraan cuaca di televisi, yang mengabarkan bahwa di negeri yang akan di tuju anaknya itu cuaca sangat buruk. Mengetahui hal tersebut sang Ibu sangat khawatir dengan keselamatan anaknya itu. Ia kahwatir akan terjadi sesuatu pada pesawat yang ditumpangi anaknya akibat cuaca buruk tersebut. Akhirnya sang Ibu mengambil keputusan 'berani' dengan melanggar janji untuk membangunkan anaknya tersebut, demi keselamatan buah hatinya. Karena toh jadwal pesawat bisa di tunda.
Hari semakin sore, saat yang tepat bagi sang ibu untuk membangunkan anaknya. Karena jadwal penerbangan anaknya sudah berlalu. Sehingga tidak mungkin sang anak akan 'nekat' untuk tetap berangkat walau cuaca buruk. Dia bangunkan buah hatinya dengan kasih sayang, satu kali tidak bangun, dua kali tidak bangun. sehingga membuat sang ibu gelisah. di guncang-guncang tubuh anaknya itu, tetapi tetap tidak bergeming. Ternyata anaknya meninggal dunia ketika sedang tidur. innalillaahi wa innaa ilaihi roojiun.
Subhaanallah, ternyata manusia tidak bisa menghindari kematian,. Subhanallah ternyata kematian bisa datang kapan saja . dimana saja dan dalam keadaan apa saja.
Semoga Allah memberikan kita kematian pada waktu yang tepat, pada tempat yang tepat dan ketika kita melakukan amal kebaikan yang di ridloi Allah subhanahu wa ta'ala. sehingga kematian kita adalah kematian yang KHUSNUL KHOTIMAH. Amin.
Momen romadlon ini adalah momen yang sangat tepat, untuk memperbaiki hubungan kita kepada Allah. Waktu yang sangat tepat untuk bertaubat atas segala dosa kita. waktu yang sangat tepat agar anak kita, istri kita, suami kita, bapak ibu kita,keluarga kita, senantiasa diberikan rahmat oleh Allah subhanahu wa ta'ala dan di kumpulkan di surga-Nya nanti. Ramadlan adalah di mana segala do'a terkabul, saat yang tepat untuk memohon rizki yang terbaik, pasangan hidup yang terbaik, pekerjaan yang terbaik, prestasi dan semua hal yang terbaik dan berkah.Wallohu A'lam Bishshowab